Desain Ventilasi Udara Alami Untuk Mengurangi Panas Dalam Ruangan Rumah

Desain Penghawaan Udara Secara Alami


Pemanfaatan Aliran Udara Alami Untuk Mendinginkan Ruangan Dalam Bangunan

Diantara klien yang datang ke studio saya lumayan banyak yang meminta didesainkan rumah dengan sistem ventilasi udara yang sealami mungkin, walau sebenarnya beliau-beliau ini sungguh sangat mampu untuk membeli AC, tetapi karena biasanya mereka sudah sadar akan perlunya bangunan yang ramah lingkungan (Alhamdulillah) maka ingin konsep desainnya seperti itu.

Jadilah saya akan coba bahas hal diatas di blog ini, hitung-hitung turut berpartisipasi dalam mencerdaskan bangsa.

Kita akan coba bahas ventilasi alami sesuai topik berikut:




  • Pengertian
  • Keuntungan
  • Desain
  • Literatur
  • Contoh Gambar


  • Pengertian

    Ventilasi udara alami disini adalah proses pengaliran udara ke dalam ruangan dan pengeluarannya secara natural, tanpa penggunaan kipas listrik, pengkondisian udara buatan (AC) dan peralatan mekanis lainnya. Semuanya dilakukan oleh dirinya sendiri dengan memanfaatkan perbedaan tekanan aliran udara antara bangunan dan lingkungan sekitarnya.

    Keuntungan

    Murah meriah, ramah lingkungan dan tidak banyak perawatan. Kalau desainnya dirancang secara hati-hati dan seksama, ventilasi alami ini dapat menghemat ongkos bangunan dan operasional, mengurangi listrik untuk AC, kipas dll.


    Desain

    Ciptakan banyak bukaan, semakin luas semakin baik. Sebaiknya bukaan pada satu ruangan dibuat minimum dua buah, lebih baik lagi apabila keduanya saling berseberangan sehingga angin benar-benar dapat mengalir. Masuk dari bukaan yang satu dan keluar lagi pada bukaan yang lainnya.

    Angin panas (+) akan bergerak menuju angin yang dingin (-), maka pada bangunan yang menampung banyak orang seperti masjid, aula, gedung pertemuan dll pada desainnya sering menempatkan bukaan di bagian atap bangunan. Bagian bawah bangunan  yang dipadati orang akan menjadi panas dan udara tersebut akan bergerak ke atas karena lebih dingin lalu kemudian mengalir keluar melalui bukaan tadi menuju lingkungan luar bangunan (yang lebih dingin lagi).

    Kalau anda ingin mempelajari lebih jauh bisa coba cari di search engine topik wind driven ventilation, stack ventilation dan cross ventilation. Kalau disini saya tidak bahas - kita lebih kearah garis besarnya saja.

    Di Indonesia salah satu solusinya adalah dengan menciptakan jendela bovenlicht pada bagian atas bukaan, yang paling sederhana adalah dengan memotong bagian atas kaca setinggi 4-5 cm sehingga udara bisa terus mengalir masuk secara perlahan dan menerus atau membuat bovenlicht tersebut menjadi jendela kecil yang bisa dibuka secara jungkit.


    Bovenlicht (google image)


    Literatur

    Tabel pergantian aliran udara

    Table 1 Recommended Air Change Rates
    SpaceAir change rates per hour
    Offices4- 6
    Dinning hall, restaurants10 - 15
    Carpark6 - 10
    Libraries, museums and galleries3 - 4
    Boiler rooms15-30
    (Source: Chartered Institute of Building Services Engineers Guide B)


    Contoh Gambar

    Ini beberapa gambar yang menerangkan konsep ventilasi alami atau pergerakan angin (+) ke (-). Pada gambar pertama dibawah ini saya pernah temukan desainnya di sebuah GOR di Bandung, barisan bukaan dibawah memasukan angin dan barisan bukaan diatas mengeluarkannya. Bukan main aliran udaranya benar-benar kencang, waktu itu malah saya sampai masuk angin.

    google image

    google image

    google image

    Untuk mengatasi masalah asap rokok dan lainnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini, tetapi ini dibantu menggunakan alat mekanis (exhaust fan dan semacamnya), tapi atas nama 'contoh yang gamblang' ini saya masukan.
    google image

    Okhei semoga berguna, ahem... kunjungi juga website Arsitek Bandung saya :)




    Comments

    1. ventilasi memang penting banget untuk rumah dan penghuninya

      ReplyDelete

    Post a Comment

    Tulisan anda akan di moderasi oleh admin.